Cara Pengelolaan Proyek Website Berbasis Kepuasan Konsumen

proyek website

Cara Pengelolaan Proyek Website Berbasis Kepuasan Konsumen – Proyek pembuatan website baik dari perorangan, perusahaan, atau instansi pemerintah harus dikerjakan dan dikelola secara profesional tanpa membeda-bedakannya.

Jika website yang kita buat dan kita kelola memiliki tampilan yang bagus, berkualitas, hingga memiliki akses-akses yang mudah beserta pelayanan yang baik akan menentukan apakah konsumen puas terhadap jasa yang kita berikan atau tidak.

Sehingga, citra kita sebagai pembuat dan pengelola website akan mendapatkan nilai bagus dimata konsumen.

Untuk menambah pengetahuan kita agar dapat menjadi pembuat dan pengelola website yang baik dimata konsumen, berikut beberapa langkah-langkah yang wajib kita perhatikan dalam pengelolaan proyek website berbasis kepuasan konsumen diantaranya sebagai berikut ini.

  • Pembuatan atau pengelolaan suatu proyek website berbasis kepuasan konsumen harus berdasarkan kepada prinsip yang standar dan wajib oleh para pembuat website seperti pembuatan website harus sesuai seperti keinginan konsumen, dirancang untuk kepentingan konsumen, dan memiliki kemudahan penggunaan untuk konsumen. Sehingga website tersebut sesuai dengan keinginan konsumen dari berbagai segi, baik unsur teknik atau artistik yang ditampilkan sangat menarik dan konsumen merasa nyaman saat menggunakannya atau tidak mengalami kesulitan.
  • Usahakan untuk membuat website yang cepat diakses oleh pengguna, karena jika lambat pasti akan membuat pengguna malas untuk kembali berkunjung ke website tersebut. Umumnya, untuk membuat website yang cepat loading maksimalnya sekitar 7 detik dan ukuran per halaman tidak melebihi 60 kb. Sebaiknya keseluruhan desain website didukung oleh beberapa fitur tambahan seperti site map atau peta situs agar memudahkan pengunjung untuk mengetahui semua isi situs, mesin pencari atau search engine yang digunakan untuk pencarian cepat, dan site index yang berfungsi untuk membantu pengunjung mencari informasi pada website dari halaman depan.
  • Dalam pengelolaan atau pembuatan proyek website harus melibatkan konsumen atau klien, agar kita dapat mengetahui keinginan dan masukan yang diberikan oleh konsumen. Bila masukan atau keinginan dari konsumen kurang berkenan bagi kita karena akan berdampak pada efektifitas website, sebaiknya kita memberikan alasan dan jelaskan apa saja yang akan terjadi. Jika kita sudah menjelaskan efeknya terhadap aktifitas website dan konsumen tetap saja berdiri dengan pendiriannya, maka biarkan konsumen yang memilih. Kesimpulannya adalah kita wajib bermusyawarah atau berkomunikasi dengan konsumen, hingga permasalahan terselesaikan dan konsumen merasa puas dengan pekerjaan kita.
  • Berikan fasilitas-fasilitas tambahan sebagai bonus kepada konsumen, tujuannya adalah untuk membuat konsumen senang dan merasa puas. Namun, fasilitas yang kita beriak sebagai bonus wajib mendapatkan ijin dari konsumen terlebih dahulu.
  • Teknologi dalam pembuatan dan pengelolaan proyek website sudah seharusnya menggunakan teknologi terbaru yang sering digunakan oleh pengguna internet atau dapat diakses dengan segala macam browser. Hal ini dikarenakan perkembangan teknologi pembuatan dan pengelolaan website selalu update, fitur-fitur pendukung terus berkembang dan semakin bertambah bagus. Sebaiknya kita menggunakan teknologi yang familiar berbagai macam browser, sehingga fitur-fitur yang ada di website dapat bekerja dengan baik.
  • Selesaikan pembuatan dan pengelolaan proyek website sebelum waktu dead line, sehingga kita masih memiliki waktu untuk konsumen agar melakukan uji coba dan bila terdapat kesalahan atau dirasa kurang cocok oleh konsumen dapat segera kita perbaiki. Dengan begitu, ketika waktu kesepakatan kita dengan konsumen berakhir. Maka website sudah layak untuk digunakan tanpa adanya kesalahan dan konsumen merasa puas dengan pekerjaan kita.

Baca Juga : Kelebihan dan kekurangan VPS dibandikan dengan Share Hosting

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *